PROFIL
KWARTIR DAERAH GERAKAN PRAMUKA
NUSA TENGGARA TIMUR
Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Nusa Tenggara Timur merupakan Kwartir Daerah terselatan negeri ini yang berbatasan langsung dengan dua negara tetangga yakni Australia dan Republik Demokratik Timor Leste.
Secara geografis letak wilayahnya yang terdiri dari 21 Kabupaten/Kota dan tertata dalam gugusan kepulauan merupakan tantangan tersendiri bagi Kwarda NTT dalam menyebarluaskan pembinaan pemuda melalui Gerakan Pramuka. Dari 21 Kabupaten/Kota tersebut telah dibentuk 20 Kwartir Cabang Gerakan Pramuka di 20 Kabupaten/Kota sedangkan satu Kabupaten yaitu Sabu Raijua masih dalam tahap persiapan menjadi Kwartir Cabang Gerakan Pramuka.
Perjalanan awal pembentukan Gerakan Pramuka di Nusa Tenggara Timur menemui berbagai kendala. Meskipun sudah ada Keppres Nomor 238 tahun 1961 yang mengamanatkan berbagai organisasi kepanduan untuk menghimpun diri dalam sebuah wadah yang disebut Gerakan Pramuka, namun kenyataannya di Provinsi Nusa Tenggara Timur yang berdiri sejak tanggal 20 Desember 1958 di bawah kepemimpinan Gubernur W. J. Lalamentik, masih terdapat setidaknya tiga buah gerakan kepanduan yang terus secara aktif melakukan kegiatan-kegiatan di berbagai tempat di wilayah Nusa Tenggara Timur.
Organisasi – organisasi kepanduan yang sangat aktif kala itu di Propinsi Nusa Tenggara Timur adalah Pandu Katolik, Pandu Kristen Protestan, dan Pandu Hisbul Wathon. Pada tahun 1969, ketika Gubernur El Tari memimpin Provinsi Nusa Tenggara Timur, mengundang organisasi-organisasi tersebut dan mengajak mereka untuk bergabung dalam satu organisasi kepanduan yaitu Gerakan Pramuka. Ketiga organisasi kepanduan yang ada di Provinsi Nusa Tenggara Timur pada waktu itu akhirnya menyatakan kesediaannya untuk bergabung dengan Gerakan Pramuka. Pada kesempatan itu pula Gubernur El Tari ditunjuk menjadi Ketua Kwartir Daerah Gerakan Pramuka yang pertama. Dalam perkembangannya, di tengah kesibukannya sebagai Gubernur Kepala Daerah, beliau menunjuk “H. O. Sait Badjideh” sebagai Ketua Pelaksana Harian Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Nusa Tenggara Timur.
Kwartir daerah Gerakan Pramuka Nusa Tenggara Timur hingga saat ini telah sepuluh kali mengalami pergantian Ketua Kwartir Daerah dan untuk masa bhakti 2010 - 2015 Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Nusa Tenggara Timur dipimpin oleh Kakak LUSIA ADINDA DUA NURAK LEBU RAYA, S.Pd. Sesuai hasil survey tahun 2011, Pembina Pramuka di Nusa Tenggara Timur terdata 1.895 orang dan pelatih 72 orang. Dari jumlah Pembina tersebut di atas baru 756 orang pembina yang telah mengikuti Kursus Mahir Dasar sedangkan 1.139 orang pembina lainnya belum mengikuti kursus-kursus.




3 Komentar
Good
BalasHapusPramuka eNTeTe jaya maju truss......
BalasHapusNumpang Iklan ya kak,
BalasHapuskami Jual atribut pramuka Terlengkap dan termurah,
lebih lengkapnya silahkan cek blog kami..
Grosir
solopramuka.blogspot.com
atau hubungi via WhatsApp +6287747820707
siap kirim ke NTT